Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

DLHK NTT dan PLN Perkuat Kerja Sama Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Tiga Zona dengan Tetap Menjaga Kelestarian Hutan

Gambar
  Kupang, 2 8 September 2026 – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Jaringan Distribusi Listrik Desa melalui mekanisme kerja sama penggunaan kawasan hutan di sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kerja sama tersebut dituangkan dalam tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS), masing-masing untuk Zona Sumba, Zona Flores I, dan Zona Kupang . Ketiga kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan jaringan listrik desa sekaligus memastikan penggunaan kawasan hutan tetap memperhatikan aspek perlindungan, kelestarian, dan keberlanjutan kawasan hutan. Penandatanganan perjanjian dilakukan pada 22 September 2026 di Kupang oleh Kepala DLHK Provinsi NTT, Sulastri H. I. Rasyid, S.Pi., M.Si. , dan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT, F Eko Sulistyono . Untuk Zona Sumba , kerja sama mencakup pembangunan Jar...

Forum DAS NTT Dorong Pengelolaan DAS dan Mangrove Berkelanjutan Melalui Kolaborasi

Gambar
  Forum DAS NTT Dorong Pengelolaan DAS dan Mangrove Berkelanjutan Melalui Kolaborasi Kupang, 24 September 2026 — Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan ekosistem mangrove di Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak. Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT dalam Rapat Forum DAS Provinsi NTT yang mengangkat tema “Pengelolaan DAS dan Ekosistem Mangrove Berkelanjutan melalui Kolaborasi Forum DAS di NTT.” Dalam arahannya, Kepala DLHK NTT menekankan bahwa DAS dan mangrove harus dipandang sebagai satu kesatuan ekosistem. Kondisi yang terjadi di wilayah hulu dapat memberikan pengaruh hingga ke wilayah tengah, hilir, pesisir, dan kawasan mangrove. Karena itu, pengelolaan DAS tidak dapat dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pihak, tetapi membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Forum DAS NTT diharapkan tidak hanya menjadi ruang u...

KARHUTLA (KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN) DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Gambar
  KARHUTLA (KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN) DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Kebakaran hutan dan lahan atau yang sering disebut KARHUTLA merupakan salah satu persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik iklim kering seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan terhadap tutupan vegetasi, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, mengancam keanekaragaman hayati, menurunkan kualitas udara, serta memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki kondisi geografis, topografis, dan iklim yang beragam. Sebagian wilayah NTT memiliki musim kemarau yang relatif panjang dengan curah hujan yang rendah. Pada musim kemarau, rerumputan, semak belukar, daun kering, dan berbagai jenis vegetasi lainnya mengalami kekeringan sehingga menjadi bahan yang mudah terbakar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakara...

AKU juga GARDA TERDEPAN

Gambar
  AKU juga GARDA TERDEPAN Perempuan bukan hanya penjaga keluarga, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan, hutan, dan lahan dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA). Di tengah meningkatnya tantangan terhadap kelestarian lingkungan dan risiko kebakaran pada musim kemarau, keterlibatan perempuan dalam upaya pencegahan dan penanganan KARHUTLA menjadi semakin penting. Kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar persoalan munculnya api di kawasan hutan atau lahan. KARHUTLA dapat menimbulkan dampak yang luas terhadap kehidupan manusia dan lingkungan. Asap yang dihasilkan dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat, sementara kebakaran dapat menyebabkan kerusakan vegetasi, hilangnya habitat satwa, menurunnya kualitas tanah, serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Dalam jangka panjang, kebakaran yang terjadi secara berulang dapat mengancam keberlanjutan sumber daya alam dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada lingkungan. Karena itu, pen...

Dukung Indonesia ASRI, DLHK NTT Kembali Laksanakan Aksi Bersih Pantai TEDIS

Gambar
  Dukung Indonesia ASRI, DLHK NTT Kembali Laksanakan Aksi Bersih Pantai TEDIS Kupang, 3 September 2026 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) , Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026 , bertempat di Pantai TEDIS, Kota Kupang . Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir serta meningkatkan kepedulian masyarakat dan perangkat pemerintah terhadap kelestarian lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran DLHK Provinsi NTT terlibat langsung dalam kegiatan pemungutan dan pemilahan sampah yang ditemukan di kawasan Pantai TEDIS. Dari hasil kegiatan, DLHK Provinsi NTT berhasil mengumpulkan sebanyak 50 kilogram sampah anorganik . Sampah anorganik yang terkumpul selanjutnya...